Breaking News

BI Prediksi Harga Properti Bali Naik di Kuartal II-2018



Bank Indonesia menebak  harga properti residensial pasar primer di Bali berpotensi pulang  tumbuh pada triwulan kedua tahun ini sesudah  pada triwulan kesatu  merasakan  perlambatan menurut  survei yangdilangsungkan  bank sentral itu.

"Kami menulis  hasil survei yang melafalkan  pertumbuhan estimasi  harga properti residensial menjangkau  0,78%," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar.

Berdasarkan keterangan dari  dia, survei mengindikasikan  peningkatan harga tertinggi pada triwulan kedua tahun ini diduga  terjadi pada lokasi  tinggal  tipe menengah yang menjangkau  1,24% dikomparasikan  triwulan sebelumnya. Rumah tipe kecil dan besar setiap  juga diduga  tumbuh 0,43% dan 0,69%.

Sebelumnya pada survei harga properti pasar primer triwulan kesatu  tahun ini di Bali merasakan  stagnansi bahkan merasakan  penurunan dengan indeksmenjangkau  185,23 dengan perkembangan  0,75% dikomparasikan  tahunkemudian  dan menurun minus 0,04% dikomparasikan  triwulan sebelumnya.

Dalam survei itu, penurunan sangat  tajam terjadi pada harga lokasi  tinggal  tipe kecil dengan tingkat perkembangan  minus 1,49% dibuntuti  oleh tipe besar menjangkau  minus 0,49% dan lokasi  tinggal  tipe menengah minus 0,26%.

Sementara tersebut  untuk kompleks  sekunder di distrik  Denpasar dan sekitarnya relatif belum mengindikasikan  perubahan yang signifikan pada triwulan kesatu  2018.

"Rendahnya kegiatan  transaksi pada mula  tahun tampak  dari pergerakan harga lokasi  tinggal  sekunder yang relatif stagnan dan tidak merasakan  perubahan dikomparasikan  triwulan sebelumnya," ucap lelaki  yang akrab disapa CIK itu.

Berdasarkan wilayahnya secara umum pergerakan harga di distrik  Denpasar relatif melambat tetapi  harga mulai tampak  bergerak terutama  di Denpasar Timur, Denpasar Utara dan Kuta Selatan.

Tidak ada komentar