Breaking News

Tips Mengepas Dan Mengancingkan Jaket Berlapel (Jas)


Di artikel-artikel terdahulu, sudah tidak sedikit membahas mengenai jaket, tergolong perbedaan antara jaket jas dan blazer serta jenis-jenis setelan jas. Jaket yang dimaksud pada kupasan kali ini bukan jaket yang dipakai untuk mengayomi tubuh dari cuaca masbodoh atau jaket pengendara motor, tetapi jaket yang dikenakan lebih untuk membetulkan penampilan, yakni jaket yang berkerah (lapel) atau tidak jarang disebut jas. Contoh yang sangat sederhana ialah jaket almamater (kampus).

Sesuai jenisnya, setiap jaket mempunyai sebutan yang berbeda-beda. Setelan jas (suit) terdiri dari paling tidak dua bagian yakni jaket dan celana yangtercipta dari materi berwarna sama dan tidak sanggup dipisahkan satu sama lain.

Karena bentuknya yang khusus, teknik mencuci dan mengasuh setelan jas berbeda-beda. Jika labelnya menyematkan machine washable maka jas tersebut sanggup dicuci sendiri memakai mesin basuh dan deterjen biasa.

Pelajari simbol-simbol pembersihan pakaian dan pelajari pula opsi deterjen lokasi tinggal tangga di situs-situs yang sanggup dipercaya. Sebagian setelan jas yangbeda hanya sanggup dibersihkan dengan teknik dry clean di jasa penatu/laundry.

Di samping jaket setelan jas, ada pun blazer, yakni jaket yang berdiri sendiri tanpa pasangan celana. Blazer biasanya memiliki sifat lebih kasual dan bermotif lebih berani, misalnya motif herringbone (tulang ikan) atau houndstooth (gigi anjing).

Sebagian blazer sanggup dicuci sendiri dengan deterjen biasa, tetapi sebagian lainnya perlu dimurnikan dengan teknik dry clean di jasa penatu/laundry.

1. Pilihlah jas yang pas. Pedoman utama menentukan setelan jas ialah nyamandigunakan dan pas dibadan. Nyaman berarti tidak mengekang dan pas bukan berarti ketat.

2. Perhatikan unsur bahu, dada, lengan, dan panjangnya. Pilihlah jas yang mempunyai ruang tidak mengecewakan di unsur bahu sampai-sampai lengan sanggup bergerak bebas, namun hindari pundak jas yang melebar terlampau jauh dari ujung pundak si pemakai.

Untuk panjang lengan, ukuran yang aman ialah ujung lengan jatuh sempurna di bawah tulang pergelangan tangan dikala badan dalam posisi siap. Atau tidak lebih dariseparuh ibu jari.

Ukuran ini seharusnya menampakkan selama 0,5 cm ujung lengan kemeja di dalamnya. Hal ini sedikit bertolak belakang jika anda berkiblat ke mode fesyen di Jepang di mana lengan jas lebih pendek atau jatuh sempurna di atas tulang pergelangan tangan sehingga menunjukkan lebih tidak sedikit ujung lengan kemeja.

3. Panjang jas butuh disesuaikan dengan tinggi badan. Sebagai patokan umum, jasmesti memblokir pantat atau paling tidak setengah pantat. Baik panjang lengan maupun panjang jas butuh benar-benar diacuhkan karena jas adalahsalah satu jenis pakaian yang susah dirombak.

Kemungkinan ukuran jas menciut setelah dibersihkan secara benar pun sangat kecil. Kaprikornus pilihlah yang sungguh-sungguh pas.

4. Sebelum membelinya, perhatikan pun label perawatan dan pencucian. Keterangan tersebut seringkali berada di unsur dalam jas atau di dalam saku dalam jas. Di situ akan dilafalkan apakah jas tersebut sanggup dicuci sendiri dengan mesin basuh dan deterjen lokasi tinggal tangga atau hanya sanggup dry clean.

Aturan Dasar Kancing Jas
Bagian terpenting jenis pakaian ini ialah kancing penutupnya yang berjumlah satu, dua, atau tiga. Kiat simpelnya ialah tidak memasang kancing sangat bawah. Bagi jas berkancing dua, melulu pasang kancing atas pada ketika berdiri. Khusus guna jaket berkancing tiga, ikuti hukum berikut dikala berdiri:

pasang kancing atas kadang-kadang
selalu pasang kancing tengah
jangan pernah pasang kancing bawah.

Sebelum duduk, buka kancing jas terlebih dulu. Pasang kembali sehabis bangkit dari duduk. Di samping untuk membuat badan tetap nyaman dikala duduk, tahapan inipun membantu menjaga semoga kancing jas tidak tertarik dan kesannya lepas.

Tidak ada komentar