Breaking News

Untuk Dinding yang Tahan Gempa, Coba Gipsum!


Membangun lokasi tinggal perlu perhitungan yang tepat, terutama berhubungan pemilihan material yang bakal digunakan. Bila Anda bermukim di distrik yang rentan gempa, pertimbangkan bahan-bahan yang kuat, baik guna eksterior maupun interior rumah.

Pada umumnya, di Indonesia bahan tembok lokasi tinggal bagian dalam masih menggunakan batako, semen, dan pasir. Kini, gipsum yang biasanya tidak sedikit dipakai guna plafon unsur atas bangunan, mulai digunakan untuk unsur dinding.

Salah satu kelebihan gipsum atau drywall (tembok kering) terdapat pada beratnya. Material ini lebih enteng dari bata biasa.

Keringanan tersebut menciptakan pergerakan drywall lebih luwes saat terjadi bencana gempa dikomparasikan dengan tembok beton.

"Contoh, mengapa dari bata merah menjadi bata ringan, karena berjuang mendapatkan tembok dengan berat yang kian ringan. Dengan drywall, dari bata (perbandingan) beratnya bermukim 1/10," ujar Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SCGPI), Hantarman Budiono, saat didatangi di acara BCI Asia Awards 2017 di Fairmont Jakarta

Fleksibilitas drywall pun terlihat, terutama sebab kemudahaannya dipasang dan menyusun dinding.

"Justru paling dibutuhkan, bahwa internal wall kita telah nggak butuh batu bata. Kita melulu perlu gunakan drywall dan sudah dapat membentuk ruangan," lanjut Hantarman/

Walau lebih ringan, lanjut dia, keawetan gipsum sanggup menyangga beban berat sampai 130 kg. Untuk memperlihatkan itu, pada BCI Asia Awards 2017, Gyproc Saint Gobain memajang eksperimen dengan menggantung motor seberat 130 kg pada drywall Habito. Dinding tersebut tetap bertahan tanpa kerusakan.

Adapun kelebihan gipsum lainnya ialah lebih gampang dipotong, diperbaiki, dan gampang dimuluskan kembali. Misalnya, bila hendak memasang televisi di dinding drywall, Anda dapat langsung mengebor dinding itu tanpa repot menggali tulang dinding.

Pun, andai mau dipindahkan, Anda dapat lansung mencopot, dan unsur yang berlubang dengan gampang dapat ditutup.

Kelebihan-kelebihan itulah yang menciptakan gipsum atau drywall telah populer dipakai di luar negeri, laksana Eropa. Dinding ini pun kini mulai tidak sedikit dipakai di Asia.

"Di Singapura nyaris semua bangunan interior wall-nya ialah drywall," kata Hantarman.

Tidak ada komentar