Bahaya Dehidrasi Pada Penderita Diabetesi


Nyatanya, orang yang mempunyai diabetes paling rentan merasakan dehidrasi. Kondisi kelemahan cairan ini pun tidak dapat dianggap ringan lho, lagipula jika dirasakan oleh semua diabetesi. Ya, saat pengidap diabetes alami dehidrasi, maka kadar gula darahnya bakal tidak sebanding dan membahayakan situasi kesehatannya. Maka itu, simaklah bahaya dehidrasi pada diabetesi.

Bahaya dehidrasi tak melulu membuat kadar gula darah melonjak tajam, namun juga dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan lain, seperti:

Kerusakan ginjal

Saat dehidrasi, sebetulnya organ yang sangat berpengaruh ialah ginjal, sebab organ ini menata kadar air di dalam tubuh. Oleh karena tersebut jika seseorang merasakan penurunan kadar air yang paling cepat dan disertai dengan dehidrasi dalam masa-masa yang lama maka bakal mengganggu faedah dari ginjal tersebut.

Penderita diabetes yang merasakan dehidrasi kronis bakal mendorong ginjal guna bekerja lebih keras guna menyeimbangkan kadar air dalam tubuh, urusan ini bisa menimbulkan kehancuran di dalam organ ginjal yang dapat merangsang gagal ginjal.

Mengalami ketoasidosis

Bahaya dehidrasi lainnya ialah risiko ketoasidosis. Kondisi ini terjadi sebab sel-sel tubuh mengandalkan makanan cadangan, yang berupa lemak. Nah, ketika sel memakai lemak sebagai bahan bakar, maka senyawa keton pun bakal diproduksi. Hal itu dapat memicu situasi ketoasidosis yang ditandai dengan fenomena lemas, sakit perut dan muntah-muntah serta mulut beraroma laksana buah.

Meningkatkan risiko koma diabetik

Kondisi ini adalahlanjutan dari ketoasidosis pada penderita diabetes yang tidak tertangani. Koma diabetik ditandai dengan situasi tidak sadarkan diri dan kadar gula darah yang terlampau tinggi (atau terlampau rendah). Jika kadar gula darah tidak stabil dalam masa-masa yang lama maka bakal sangat barangkali memicu kehancuran otak dan kematian.

Belum ada Komentar untuk "Bahaya Dehidrasi Pada Penderita Diabetesi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel