Helm Repaint dan Asli Pabrik?, Simak Perbedaan nya


Pemakaian helm memang diharuskan buat siapapun pengendara ataupun penumpangnya. Tidak hanya mendukung keselamatan, saat ini helm pun jadi ‘obat ganteng’ buat dongkrak pola hidup. 

Lebih helm-helm kenamaan yang umumnya digunakan pembalap MotoGP. Jika dahulu jarang sekali dapat memandangnya di jalanan, sekarang helm bermerek seperti Arai, Shoei, HJC, LS2, Nolan, Shark, serta X-Lite bisa dengan gampang menemukannya seliweran di jalanan. 

Ingin helm baru atau sisa, tentunya akan jadi daya tarik tertentu buat pengguna ataupun orang yang memandangnya. 

Tetapi butuh dicermati, banyak helm yang keliatannya bagus nyatanya hasil repaint (cat lagi). Nah helm hasil repaint ini umumnya untuk menutupi dent, baret, sampai keretakan batok. Ya dapat disebut didempul lagi. 

Kasim, satu diantara punggawa komune Belajar Helm, menjelaskan, ada cara-cara yang dapat dikerjakan untuk memperbedakan helm repaint serta tidak. 

“Gampang kok lihat dari penampilannya saja. Umumnya jika helm lama (tanpa ada repaint) susunan pernisnya tidak sebaik repaint atau yang paling baru, atau dibagian vent dapat disaksikan tentu ada warna yang menghilang,” katanya. 

Masih tetap dari exterior, lihat daftar karet di bagian pinggir bawah serta lubang muka. Helm rekondisi tentunya akan dikelupas semua elemen yang melekat agar dapat dicat lagi. 

Tetapi untuk pemasangan kembali elemen itu termasuk juga karet, umumnya tidak serapi serta kurang menempel prima sebab lem aftermarket mutunya tidak sebagus bawaan pabrik. 

“Sebenarnya tidak ada yang salah dengan beli helm repaint. Hanya yang butuh dilihat ialah helm repaint yang disol (arti helm yang didempul), kan kita tidak tahu kisah helmnya seperti apa, karena itu butuh tahu langkah bedakannya. 

Jika di luar telah, perhatikan sisi interiornya. Biasanya untuk membuat helm lebih terlihat baru, susunan padding helm direkondisi bertambah bagus. 

Selebihnya membuka susunan itu serta lihat EPS (Expanded Polystyrene/Styrofoam) helm yang teksturnya styrofoam padat, dapat warna putih atau hitam. Lihat adakah keretakan, jika nyatanya ada, jadi dapat diyakinkan helm repaint itu sempat jatuh atau sisa kecelakaan. 

Helm repaint atau berusia tua yang situasi batok ataupun EPS-nya telah retak semestinya dijauhi sebab tidak tawarkan keselamatan serta keamanan seperti helm baru.

Belum ada Komentar untuk "Helm Repaint dan Asli Pabrik?, Simak Perbedaan nya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel